Categories: Seputar Wajo

Ketua Baznas Wajo soal Dugaan Korupsi di Lembaganya: Silakan Diproses Secara Hukum

Sengkang, KABARWAJO.ID – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wajo, Mansur, membenarkan adanya pemeriksaan pihak Polres Wajo terkait dugaan korupsi di lembaga yang dipimpinnya itu.

Hal itu disampaikan Mansur saat konferensi pers di Kantor Baznas Wajo di Jalan Akasia, Kecamatan Tempe, Selasa (7/1/2025).

“Memang benar ada pemeriksaan dari Polres Wajo dan pemeriksaan itu masih berlangsung. Sejumlah saksi sudah dipanggil, termasuk dari Baznas (Wajo),” kata Mansur.

Dia menyebutkan, pemeriksaan oleh Polres Wajo berdasarkan hasil konsultasi dengan penyidik bahwa ada sejumlah ASN guru yang melapor ke kepolisian.

Kendati demikian, Mansur tak merinci terkait dugaan kegiatan yang disebutkan fiktif dan dalam penyelidikan pihak kepolisian itu.

“Silakan diproses secara hukum,” ujarnya.

Mansur menuturkan, pengelolaan zakat oleh Baznas jelas regulasinya melalui Undang-Undang nomor 23 tahun 2011 serta PP nomor 14 tahun 2014.

“Kita di Wajo bersyukur dukungan pemda dan masyarakat untuk berzakat tinggi, ASN itu berzakat secara payroll adalah kebijakan pemda dan ASN lingkup pemda. Jajaran Polres pun berzakat dan infaknya disalurkan di pondok Tahfidz di Kecamatan Tempe,” jelasnya.

Mansur menambahkan, zakat tidak termasuk dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengeklaim proses pendistribusian zakat di Kabupaten Wajo sesuai prosedur.

“Kita di Baznas mempunyai sejumlah program, termasuk program beasiswa, bantuan kegiatan ekonomi seperti perbengkelan, sunatan massal, serta bantuan untuk honorer sebanyak 1.000 orang,” jelasnya.

Tindak Lanjut Laporan Masyarakat

Sebelumnya diberitakan, Satreskrim Polres Wajo tengah menyelidiki dugaan kasus korupsi di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wajo.

Dugaan korupsi di Baznas Wajo, menurut Kasat Reskrim Polres Wajo Iptu Alvin Aji Kurniawan, berdasarkan laporan dari masyarakat pada pertengahan tahun 2024 lalu.

“Soal dugaan korupsi di Baznas Wajo, kami menerima laporan pada pertengahan tahun 2024 yang kemudian dilakukan tindak lanjut. Sudah lidik dan pengajuan ke BPKP untuk audit kerugian negara,” kata Alvin saat dikonfirmasi KABARWAJO.ID, Senin (6/1/2025).

“Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 14 saksi, termasuk pengurus Baznas Kabupaten Wajo. Dari hasil penyelidikan, ada kegiatan yang diduga fiktif,” imbuhnya. []

Sapriadi PW

Sapriadi, yang lebih akrab dikenal dengan nama pena Adi Pallawalino, adalah seorang jurnalis, penulis, dan traveler. Ia adalah pendiri media online KABARWAJO.ID dan Sulbarkini.com, berkiprah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar).

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

6 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

4 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

5 hari ago