WA Channel

Makassar, KABARWAJO.id – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis dan Jumat, 4-5 Juli 2024.

Jokowi dengan menggunakan pesawat kepresidenan tiba di Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin pada pukul 10.25 WITA, Kamis (4/7).

Jokowi bersama Iriana dan rombongan disambut langsung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel.

Di antaranya Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun, Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, dan Kejati Sulsel Agus Salim.

Selama dua hari, Jokowi dan rombongan dijadwalkan melakukan serangkaian kegiatan dan kunjungan di lima kabupaten di Sulawesi Selatan. Di antaranya meninjau pasar tradisional dan pompa air sawah di Desa Jaling, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone.

Usai mengunjungi kampung kelahiran mantan Wapres RI Jusuf Kalla, Presiden Jokowi dan rombongan bertolak ke Kabupaten Sinjai dan take off di Bandara Arung Palaka menggunakan helipad.

Di Sinjai, Presiden Jokowi akan meninjau pasar tradisional dan pelayanan di RSUD Kabupaten Sinjai. Begitu pun di Kabupaten Bulukumba di hari kedua, Jumat (5/7).

Sedangkan di Bantaeng, Presiden Jokowi akan meninjau pompa air di Desa Layoa, Kecamatan Gantarangkeke, seluas 500 hektare serta meninjau pelayanan RSUD Prof Anwar Makkatutu.

Presiden Jokowi juga diagendakan meresmikan Bendungan Pamukkulu di Kabupaten Takalar sebelum take off meninggalkan Sulsel menuju Jakarta.

Andil Prof Zudan

Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja di Mamuju, Selasa (23/4/2024). Foto: Dok. Pemprov Sulbar

Di balik kunjungan Jokowi di Sulawesi Selatan, tak luput dari andil Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh.

Saat menjadi Pj Gubernur Sulbar, Zudan juga berkesempatan mendampingi kunjungan kerja Jokowi di Mamuju.

Dalam kunjungannya di Sulbar pada Selasa (23/4/2024), Jokowi meresmikan sejumlah proyek strategis nasional rehabilitasi pascagempa bumi yang mengguncang Sulbar 15 Januari 2021 lalu yang dipusatkan di SMKN 1 Rangas Mamuju serta meninjau pasar dan RSUD di Kabupaten Mamasa.

Prof Zudan yang juga menjabat Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) ini bisa dibilang sebagai spesialis Penjabat Gubernur di Pulau Sulawesi.

Sebelum di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Zudan juga pernah menjadi Pj Gubernur Gorontalo masa jabatan 28 Oktober 2016-12 Mei 2017.

“Saya kayaknya spesialis Penjabat Gubernur di Pulau Sulawesi,” seloroh Ketua Dewan Pengurus Nasional Korpri ini pada sebuah kesempatan.

(Adi PW)