Maniangpajo, KABARWAJO.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Gelombang 114 memaparkan sejumlah program kerja di Kantor Kelurahan Anabanua, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Rabu (16/7/2025).
Seminar pemaparan program kerja tersebut dihadiri jajaran pemerintah Kelurahan Anabanua, Kepala Lingkungan Alausalo dan Bolamallimpong, pengurus LPMK, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.
Lurah Anabanua Andi Salmani mengapresiasi sejumlah program kerja mahasiswa KKN dari Unhas tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa, aparatur kelurahan, dan warga dalam menjalankan program-program yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan dan potensi lokal.
“Semoga kehadiran mahasiswa KKN dapat membawa dampak nyata dalam pemanfaatan sumber daya dan kapasitas ekonomi serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” harap Andi Salmani.
Koordinator Kelurahan KKN Gelombang 114 Unhas, Muh. Haikal Sukardi, pada kesempatan itu memaparkan sejumlah program kerja yang akan dijalankan selama masa pengabdian, dengan fokus utama pada inovasi pengembangan desa.
“Program-program tersebut dirancang berdasarkan hasil observasi dan identifikasi langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Seluruh kegiatan terbagi dalam dua skema pelaksanaan, yakni program kerja kelompok dan program kerja individu,” kata Haikal.
Ia menambahkan, program kerja kelompok dirancang untuk mendorong digitalisasi pada UMKM lokal berbasis potensi yang ada. Adapun program utama pada pemberdayaan UMKM yakni penggunaan kode pembayaran digital QRIS dengan melakukan pendampingan pelaku UMKM dan mengenalkan serta cara pembuatan akun QRIS.
Menurut Haikal, melalui program Pemberdayaan UMKM dengan penggunaan QRIS, mahasiswa melakukan pendataan dan digitalisasi pelaku usaha demi membangun sistem informasi ekonomi di kelurahan yang terintegrasi.
“Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan daya saing UMKM di era digital,” ujarnya.
Workshop pembuatan akun pembayaran digital QRIS tersebut digelar sebagai bagian dari edukasi sistem pembayaran nontunai yang aman, efisien, dan modern bagi pelaku usaha lokal.
Sementara untuk program kerja individu difokuskan pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui pendekatan edukatif dan aplikatif.
Di antaranya:
- Bidang administratif, melakukan pelatihan dan pembuatan peta digital administrasi Kelurahan Anabanua serta struktur organisasi pemerintah Anabanua.
- Sektor pendidikan, mahasiswa menyelenggarakan pengenalan kecerdasan buatan, peluang dan tantangan di era digital dengan berfokus kepada siswa-siswi agar dapat mengenal manfaat AI dalam kehidupan sehari-hari.
- Sektor hukum, mahasiswa merancang sosialisasi hukum ALAS hak atas tanah dengan tujuan memberikan pemahaman terhadap hak-hak atas tanah milik masyarakat.
- Sektor peternakan, mahasiswa menyelenggarakan Pemanfaatan Silase sebagai solusi pakan ternak berkelanjutan di Kelurahan Anabanua.
- Sektor pertanian, mahasiswa menyelenggarakan pengaplikasian Zero Waste dalam pengelolaan limbah ikan untuk pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) bagi petani lokal.
Adapun susunan kepengurusan Posko KKNT 114 di Kelurahan Anabanua terdiri dari Muh. Haikal Sukardi (Koordinator Kelurahan), Vera Feryani (Sekretaris), Nur Hikma Aulia (Bendahara), Muh. Firzan Tambero (Humas), Muh Akbar Ikhsan Wahid (Perlengkapan), serta A Najmah Jinan Sahira (Publikasi & Dekomentasi).
“Seluruh anggota posko berkomitmen menjalankan program kerja dengan semangat kolaboratif dan dedikasi tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat. Seminar ini mendapat sambutan positif dari pemerintah kelurahan dan warga Anabanua,” ujar Haikal.
Dia berharap, dengan terjalinnya kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat, seluruh program KKN tersebut dapat terlaksana secara optimal serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan di Kelurahan Anabanua. (*)




Tinggalkan Balasan