KABARWAJO.id – Tampuk pimpinan di Kepolisian Resor Wajo resmi berganti pada Selasa (9/7/2024). Pejabat lama AKBP Fatchur Rochman mendapakan tugas baru sebagai Irbid Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sulsel.
Penggantinya, AKBP Muhammad Rosid Ridho yang sebelumnya merupakan Komandan Batalyon Taruna (Danyontar) Tingkat IV Mentarsis Ditbintarlat Akademi Kepolisian (Akpol) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.
Rosid Ridho termasuk salah satu taruna Akpol yang mendapatkan pin emas dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Rotasi di lingkup Polda Sulsel ini tertuang dalam Surat Telegram Rahasia bernomor : ST /1237/VI/KEP./2024 dan ST/1238/VI/KEP./2024 tertanggal 25 Juni 2024, dengan ditandatangani langsung AsSDM Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, atas nama Kapolri.
Sehari usai serah terima jabatan, Kepala Kepolisian Resor Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho langsung mengunjungi kantor Sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Wajo, Rabu (10/7).
Kedatangan Kapolres bersama jajaran diterima langsung Ketua MUI Kabupaten Wajo, KH Yunus Pasanreseng bersama seluruh pengurus MUI Kabupaten Wajo.
“Alhamdulillah, hari ini saya bisa bersilaturahmi dengan para ulama, bisa bertatap muka langsung dan memperkenalkan diri sebagai orang baru di Kabupaten Wajo dan mengajak untuk sinergitas dengan MUI bersama masyarakat untuk menjaga kondusivitas Kabupaten Wajo,” kata Rosid.
“Saya mohon doa restu dan dukungan dari para ulama, mudah-mudahan dalam mengemban tugas sebagai Kapolres Wajo bisa berjalan dengan lancar dalam menjaga kondusivitas wilayah hukum Polres Wajo, terlebih dalam penyelenggaraan Pemilukada 2024,” sambung dia.
Pada kesempatan itu, Ketua MUI Kabupaten Wajo KH Yunus Pasanreseng menyampaikan adanya keresahan masyarakat di daerah ini dalam hal peredaran narkoba, rumah bernyanyi, penipuan lewat online atau sobis, dan judi online.
Yunus Pasanreseng berharap adanya sinergitas berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan kondusivitas di Kabupaten Wajo.
Menanggapi saran Ketua MUI Wajo, Rosid menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti hal itu. Menurut dia, melalui Operasi Pekat 2024 dirinya menekankan Polres Wajo akan tetap melakukan pencegahan untuk meminimalisir peredaran narkoba.
Rosid bilang Polres Wajo juga menyiapkan nomor layanan pengaduan (hotline) melalui WhatsApp 0823-4888-2004 untuk memberikan informasi ke kepolisian.
“Dengan adanya nomor pengaduan, masyarakat bisa langsung komunikasi dan tidak ada jarak antara masyarakat dan Kapolres Wajo,” ujar dia.

Di lain kesempatan, Kapolres Wajo kembali menerima aduan dan keluhan warga terkait judi online, peredaran narkoba, hingga aktivitas Tempat Hiburan Malam (THM).
Dalam sesi “Jumat Curhat” di Desa Ujungnge, Kecamatan Tanasitolo pada Jumat (26/7), salah seorang warga Kadir Nompo menyoroti soal judi online yang meresahkan masyarakat serta adanya tempat hiburan malam (THM) di permukiman warga.
Warga lainnya, Andi Wahyuddin Nur, menyampaikan terkait maraknya penipuan online atau lebih dikenal dengan sobis.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres menegaskan pihaknya akan terus melakukan penanganan terhadap judi online yang sedang marak di Kabupaten Wajo.
“(Terkait) hiburan malam, kami akan koordinasi bersama unsur yang terkait untuk bisa menutup hiburan malam tersebut, dan judi online baru-baru ini Polres Wajo menangkap (pelaku) perjudian togel dan Chip Higgs Domino. Kami akan terus tingkatkan penangkapan (pelaku) judi online,” ucap Rosid. []




Tinggalkan Balasan