Jakarta, KABARWAJO.ID – Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Wajo bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat melakukan lawatan ke Kantor Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Kamis (9/10).
Ketua Komisi II DPRD Wajo Herman Arif mengatakan, kunjungan itu dalam rangka konsultasi dan koordinasi dengan Direktorat Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan RI.
Menurut dia, kunjungan itu sebagai bentuk komitmen dalam memperjuangkan nasib petani dengan cara “jemput bola” untuk memastikan Kabupaten Wajo tetap menjadi daerah penopang ketahanan pangan nasional.
Rombongan DPRD Wajo diterima langsung oleh Gunawan Suhendro selaku Gapoksi Pemberdayaan Alsintan bersama Karmawani Siburian selaku Fungsional Alsintan.
Pada kesempatan itu, DPRD Wajo menyampaikan aspirasi dan kebutuhan daerah terkait bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk tahun anggaran 2026. Herman Arif menyebutkan, pertemuan itu sekaligus bertujuan mendapatkan informasi dan arahan dari Kementan terkait alokasi bantuan prasarana dan sarana pertanian pada 2026.
“Kami berharap Kementan bisa memberikan petunjuk teknis dan kebijakan terbaru, khususnya untuk pengadaan alat pertanian skala kecil seperti hand sprayer yang saat ini sudah tidak dapat lagi dianggarkan melalui APBD,” kata politisi Partai Gerindra ini melalui keterangan tertulisnya.
Dia menambahkan, pihaknya juga mengusulkan agar Kementan dapat memberikan perhatian lebih terhadap peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan operator alsintan, sehingga bantuan yang diterima benar-benar bisa dimanfaatkan secara maksimal di lapangan.
“Kami juga berharap Kabupaten Wajo dapat ditetapkan sebagai daerah swasembada pangan dan mendapatkan alokasi bantuan alsintan secara berkelanjutan setiap tahun,” ujar Herman Arif.
Sebagai informasi, pada tahun 2025, Kabupaten Wajo telah menerima bantuan 539 unit alat dan mesin pertanian dari Kementan. Bantuan tersebut terdiri dari 83 unit hand sprayer, 161 unit pompa air, 10 unit rice transplanter, 31 unit traktor crawler, 125 unit traktor roda dua, dan 129 unit traktor roda empat.
Pihak Kementan melalui Ditjen PSP menegaskan bahwa untuk mendapatkan bantuan alsintan, setiap daerah harus mengusulkan secara resmi melalui Dinas Pertanian setempat atau melalui jalur khusus sesuai mekanisme yang berlaku. (*)
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…