Sengkang, KABARWAJO.ID – Laga antara tim tuan rumah Kabupaten Wajo berhadapan dengan Bulukumba pada pertandingan kedua Grup A cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 berakhir imbang 0-0.
Bermain selama 2×45 menit di Stadion Andi Ninnong Sengkang pada Kamis (5/11) sore, kedua tim gagal mencetak gol. Pertandingan sempat diwarnai beberapa insiden yang memicu tensi pertandingan sedikit naik dan emosi ratusan penonton yang memadati tribun Stadion Andi Ninnong.
Terkait hasil imbang tersebut, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Bulukumba H Patudangi Azis menyebut timnya kurang beruntung meski beberapa kali sempat menciptakan kemelut di depan gawang tim sepak bola Wajo.
“Kami kurang beruntung, setidaknya ada 4 sampai 5 peluang yang seharusnya menjadi gol. Tapi, itulah permainan sepak bola,” kata H Patudangi kepada KABARWAJO.ID usai pertandingan.
Sementara Ketua Askab PSSI Wajo Junaidi Muhammad tak menampik dari segi materi pemain dan persiapan, tim Bulukumba lebih diunggulkan.
“Hasil imbang sudah bagus. Mereka (Bulukumba) sudah teruji melalui Pra-Porprov, sementara tim Wajo baru dibentuk dalam dua bulan menjelang Porprov Sulsel 2026,” ujar Junaidi.
Sorot Kepemimpinan Wasit
Sementara pelatih tim sepak bola Wajo Gusri menyesalkan kepemimpinan wasit yang dianggap kurang cermat dalam memimpin pertandingan.
“Kepemimpinan wasit jadi catatan, ada beberapa pelanggaran untuk Wajo tapi dianggap bukan pelanggaran. Kami fokus ke pertandingan berikutnya sekaligus mengevaluasi dari pertandingan tadi,” ucap Gusri.
Takalar kini memimpin sementara Grup A cabor sepak bola dengan perolehan 3 poin disusul Bulukumba dan Wajo dengan 1 poin. Sedangkan Palopo berada di dasar klasemen sementara dengan nihil poin.
Pada pertandingan berikutnya, Jumat (6/11), Bulukumba akan menghadapi Takalar sementara Wajo akan berhadapan dengan Palopo. (dipa)



