Sengkang, KABARWAJO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Wajo Fery Surachmat menyatakan dirinya terbuka berkomunikasi dengan masyarakat kapan saja.
Hal itu disampaikan legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini saat reses di Rumah Adat Atakkae, Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, Rabu (28/10).
Fery menyebut pentingnya komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat. Dia mempersilakan warga menghubunginya apabila terdapat persoalan maupun kebutuhan publik yang perlu diperjuangkan.
“Segala sesuatu terkait kebutuhan masyarakat, kebutuhan publik, jangan ragu-ragu menelepon saya. Nomor saya terbuka untuk warga Atakkae,” ungkap Fery Surachmat dikutip rilis Humas DPRD Wajo.
Dalam reses tersebut, sejumlah aspirasi disampaikan warga Kelurahan Atakkae. Di antaranya perbaikan gorong-gorong dan pembangunan jalan di kawasan Perumnas Atakkae hingga bantuan pembangunan PAUD Merdeka.
Warga berharap berbagai kebutuhan tersebut mendapat perhatian agar lingkungan permukiman semakin nyaman dan akses pendidikan anak usia dini dapat terpenuhi.
Warga juga mendorong pengembangan kawasan Rumah Adat Atakkae agar lebih hidup dan berkembang. Kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga pusat kegiatan olahraga sekaligus ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha mereka.
Aspirasi lainnya menyangkut penurunan desil bagi warga yang membutuhkan bantuan sosial. Warga berharap pemutakhiran data kesejahteraan dapat dilakukan sesuai kondisi ekonomi riil masyarakat, sehingga bantuan sosial dapat diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Fery menegaskan komitmennya untuk menyampaikan dan mengawal aspirasi warga melalui mekanisme yang berlaku.
Ia menjelaskan bahwa realisasi program membutuhkan proses dan koordinasi dengan pemerintah, termasuk melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan maupun kecamatan.
“Kami bukan penentu. Harus melalui reses dan Musrenbang, dan mudah-mudahan bisa kita usulkan tahun depan. Yang terpenting, kita catat dan kita kawal bersama,” kata Fery. []



